Scroll untuk baca artikel
Biru-dan-Merah-Geometris-Tebal-Berita-Terkini-Kabar-Ekonomi-Video-Seluler
Example floating
Example floating
Biru-dan-Emas-Modern-Tabligh-Akbar-Isra-Miraj-Banner-468-x-200-mm
Berita

Pecahkan Rekor Rute Terpanjang KAI, Blambangan Ekspres Capai 1.031 Km Jakarta–Ketapang

47
×

Pecahkan Rekor Rute Terpanjang KAI, Blambangan Ekspres Capai 1.031 Km Jakarta–Ketapang

Sebarkan artikel ini
Red-Gold-Festive-Happy-New-Year-2025-Greeting-Video-468-x-216-piksel-1

Banyuwangi, rajawalitujuhnews.com – PT Kereta Api Indonesia (Persero) menegaskan peran KA Blambangan Ekspres sebagai penghubung utama lintas Jawa. VP Public Relations KAI Anne Purba menyampaikan layanan ini memegang rekor relasi terpanjang KAI, yaitu Pasar Senen, Jakarta, hingga Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, dengan jarak sekitar 1.031 kilometer.

“Blambangan Ekspres hadir untuk memudahkan mobilisasi masyarakat antarkota besar, memperkuat sektor pariwisata. Sekaligus mengikat aglomerasi metropolitan dari barat hingga timur Pulau Jawa,” ujar Anne dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa (23/9/2025).

Coklat-Kuning-Minimalis-Promosi-Makanan-Ikan-Bakar-Cerita-Instagram

Anne menyampaikan jalur yang di lalui menyuguhkan panorama khas Nusantara sekaligus strategis. Dari ibu kota, kereta bergerak menyusuri pesisir utara melewati kota-kota Pantura. Kemudian masuk ke kawasan industri Jawa Timur, hingga mencapai Tapal Kuda yang terkenal dengan keindahan alamnya.

“Sepanjang perjalanan, pelanggan di suguhi lanskap laut utara, sawah hijau, kawasan industri, hingga perbukitan dan pegunungan menuju Banyuwangi, pintu gerbang ke Pulau Bali,” kata Anne.

KA Blambangan Ekspres 2025 menempuh rute panjang dengan berhenti di 27 stasiun, mulai Pasar Senen (PSE), Jatinegara (JNG), Bekasi (BKS), Karawang (KW), Cirebon (CN), Tegal (TG), Pekalongan (PK), Semarang Tawang (SMT), Ngrombo (NBO), Cepu (CU), Bojonegoro (BJ), Lamongan (LMG), Surabaya Pasarturi (SBI), Surabaya Gubeng (SGU), Sidoarjo (SDA), Bangil (BG), Pasuruan (PS), Probolinggo (PB), Klakah (KK), Tanggul (TGL), Rambipuji (RBP), Jember (JR), Kalibaru (KBR), Kalisetail (KSL), Temuguruh (TGR), Rogojampi (RGP), Banyuwangi Kota (BWI), hingga Ketapang (KTG).

Setiap pemberhentian memiliki peran penting: Jakarta Raya sebagai pusat mobilisasi nasional; Cirebon sebagai gerbang Ciayumajakuning; Tegal, Pekalongan, dan Semarang menopang pariwisata pesisir; Surabaya dan aglomerasi Gerbangkertosusila sebagai jantung perdagangan dan jasa; Pasuruan serta Probolinggo membuka akses ke wisata Bromo–Tengger–Semeru; sementara Jember, Kalibaru, dan Rogojampi mendukung agrowisata dan perkebunan. Puncaknya, Banyuwangi menjadi simpul wisata unggulan dengan Kawah Ijen, Baluran, Alas Purwo, hingga akses penyeberangan ke Bali.

Anne mengatakan popularitas layanan ini terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada Januari–Agustus 2023, Blambangan Ekspres d igunakan 184.871 pelanggan. Setahun kemudian, jumlahnya naik menjadi 244.777 pelanggan. Tren positif berlanjut pada 2025 dengan capaian 363.610 pelanggan pada periode yang sama, atau tumbuh hampir 50 persen di banding tahun sebelumnya.

“Lonjakan ini menandakan kereta api semakin di percaya sebagai moda transportasi utama sekaligus sahabat perjalanan masyarakat,” lanjut Anne.

Blambangan Ekspres menjadi koridor layanan yang mengikat Jabodetabek, Pantura, Kedungsepur, Gerbangkertosusila, hingga Tapal Kuda Banyuwangi dalam satu rangkaian. Dampaknya, mobilisasi harian semakin mudah, pariwisata semakin terbuka, dan aglomerasi ekonomi makin terhubung.

Dalam penelusuran Republika di online travel agent (OTA) atau agen perjalanan daring, tarif Blambangan Ekspres terdiri atas dua kategori. Kelas ekonomi di banderol Rp 505 ribu hingga Rp 580 ribu per orang. Sedangkan kelas eksekutif berkisar Rp 775 ribu hingga Rp 850 ribu per orang. Kereta berangkat pukul 12.10 WIB dari Stasiun Pasar Senen dan tiba di Stasiun Ketapang pukul 04.40 WIB. Dengan total perjalanan sekitar 16 jam 30 menit.

Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *